5 Tempat Asik Makanan Korea Di Depok Dan Bogor

Korea itu punya daya tariknya sendiri, gak cuma Boy dan Girls Band nya ajah tapi juga kulinernya yang bikin banyak orang penasaran ingin mencobanya. Koran Food emang punya cita rasa dan tampilan yang unik melalui proses memasak yang unik pula. Jadi di Indonesia banyak penyuka makan korea. Ini beberapa rekomendasi tempat makanan korea yang bisa kamu coba. 

1. Daebak Cafe & Restaurant (Depok)

refaldofanther.com
Daebak Cafe & Restaurant yang berada di jalan margonda raya 239 Depok menyajikan tempat makan dengan menu dan suasana Korea banget. Untuk para penyuka K-Pop harus deh cobain dateng ke tempat ini. Disini kamu bisa cobain menu makanan dan minuman korea seperti kimchi, kimbab, omurice, bulgogi, bibimbab, ramyoen, jjampong dan masih banyak yang lainnya. Untuk minuman juga dibikin unik dengan menggunakan nama para pemain Running man atau Drama Korea yang Hits seperti Spartakook Berry, Big Nose Mango, Haroro Banana, Bubble Mong, Kwang Vata Reo,Yoo Matcha, Winter Original Sonata, dan masih banyak yang lainnnya. Disana kamu bisa menikmati makanan sambil memandangi poster-poster para Idol K-Pop dengan suasana yang nyaman.


2. Mujigae (Depok , Bogor, Jakarta)

www.moinblog.com
Tempat makan Korean Food ini mudah banget kamu temui di beberapa tempat seperti di Bogor, Depok dan Jakarta. Biasanya Mujigae bertempat di dalem mall jadi lebih mudah untuk kamu temuinnya. Salah satunya di Bogor ada di Botanical Square. Mujigae menyaijkan tekhnologi yang canggih dengan cara pemesanan makanan melalui Ipad yang tersedia disetiap meja, dan kamu juga bisa foto-foto di ipad itu terus dikirim ke email kamu. Selain makanannnya yang enak tempatnya juga enak untuk nongkrong. Disana kamu bisa menikmati Drama Korea atau Video klip para Idol K-pop.

3. Suju Ramen (Bogor)


Suju Ramen buka sejak Februari 2014 di jalan bangbarung raya no.73 Bogor. Tempat makan ini emang lebih fokus dengan menu andalannya yaitu Ramen dan Ramyoen, yang udah banyak diketahui sejenis mie gitu. Tapi gak cuma itu ajah kok masih banyak menu-menu korean food yang lain yang gak kalah enaknya. Karena Suju ramen menempati lokasi yang sama dengan Happy Cow Steak jadi lebih mudah untuk kamu temui. Untuk harga masih bisa terjangkau banget.

4. Hello Bingsu Cafe ( Depok )

id.openrice.com
Hello Bingsu Cafe ini menyajikan makanan khas korea yang berbeda, biasanya tempat makan korea yang lain menyajikan makanan berat, berbeda sama Hello Bingsu Cafe yang menyajikan Dessert khas korea yang manis dan cantik tampilannya. walaupun terhitung masih baru tapi tempat ini rame dikunjungi para pecinta kuliner. Hello Bingsu Cafe berlokasi di Jl. Margonda Raya No. 486 B Depok. Tempat ini menyajikan suasana yang cozy enak untuk nongkrong dan banyak spot yang unik untuk berfoto. 

5. Micasa Cafe & Resto 

micasa
Cafe yang baru buka selama kurang lebih 2 tahun ini semakin banyak dikunjungi oleh para penyuka kuliner. Micasa Cafe & resto menyajikan beberapa makanan korea seperti ramen. tapi gak cuma itu juga banyak juga makanan dan minuman indonesai atau western yang gak kalah enaknya. Tapi emang makanan yang paling juara di tempat ini adala Ramennya, ada ramen original, tomato, katsu dan seafood. harga yang terjangkau dan rasa yang enak bikin para penyuka kuliner ramai dateng mencoba kesini.

Related Posts:

Cerpen : Dari Kecil Menjadi Besar



Dadan, seorang pria muda 20an yang belum memiliki pekerjaan. Ia memilih untuk berjualan es potong buatan ibunya yang sudah lanjut usia. Setiap hari ia berkeliling, dari komplek-komplek elit sampai ke kampung-kampung kecil. Dari dulu ia sangat ingin memiliki sebuah kedai es yang besar dan terkenal, agar semua orang dapat meraskan nikmatnya es potong buatan ibunya.


Namun apa daya Dadan hanya seorang pria lulusan sma yang mana di jaman sekarang sangat sulit mendapatkan pekerjaan kalau tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Dadan jadi makin sulit mengumpulkan uang untuk membuka sebuah usaha kedai es potong impiannya. Bahkan, semenjak ayahnya meninggal, ia harus menjadi tulang punggung keluarga, menghidupi ibunya dan kedua adik perempuannya yang masih sekolah.

Di siang hari yang terik, Dadan menyusuri komplek perumahan elit. Bajunya yang lusuh sudah basah karena keringat. Dari pagi Dadan berjualan, baru sedikit es potong yang terjual, apalagi di komplek elit seperti ini. Jarang ada yang mau membeli es potong. Maklum, di luar sana sangat banyak dijual es krim – es krim berbagai rasa yang lebih menarik untuk dibeli.

Dadan duduk dibawah sebuah pohon untuk beristirahat sejenak, melepas lelah berkeliling dari pagi. Sesekali ia mengelap keringat yang mengucur di dahinya. Sembari istirahat, ia melamun bagaimana nasibnya nanti, apakah akan terus begini? Berjualan es potong keliling sampai tua nanti?. Bagaimana nasib adik-adiknya nanti? Ia tidak mau kedua adiknya bernasib sama sepertinya.

“bang, es potong nya dua ya?” sebuah suara menghancurkan lamunanya. “oh iya, pak”. Dadan memberi dua potong es kepada seorang bapak tua yang sudah sedikit beruban. Bapak itu memberi satu lembar uang dan langsung memakan es potongnya. “hmm... enak bang. Sudah lama jualan es potong?” tanya bapak itu. “lumayan lama pak” jawab Dadan. “abang menerima pesanan seperti untuk acara hajatan?”. Dadan kaget mendengarnya, dipikirnya langsung bapak ini akan menawarkan sebuah pekerjaan untuk mengisi makanan di hajatannya. Benar dugaannya, bapak ini menawarkan pekerjaan untuk mengisi makanan di hajatannya. “lusa, saya akan mengadakan acara, didaerah dekat sini. Saya mau abang mengisi makanan untuk menjadi hidangan pencuci mulut. Itupun kalo abang mau” kata bapak itu. Senang bukan kepayang, Dadan langsung mengangguk setuju.

***
Hari-hari berlalu, acara hajatannya pun sudah diadakan. Banyak orang yang suka dengan es potong milik Dadan. Bahkan, sekarang Dadan sudah tidak berjualan keliling lagi. Ia sudah memiliki sebuah toko kecil didekat rumahnya. Banyak yang datang untuk memesan es potong dalam jumlah besar. Ini adalah berita bagus untuknya. Kalau begini terus, Dadan bisa mewujudkan imipiannya memiliki kedai es potong yang terkenal. 

Tapi tetap yang namanya usaha tidak akan selalu berada diatas. Dua bulan sudah Dadan berjualan laris manis. Es potongnya sangat laku keras. Banyak orang di luar sana yang mengikuti berjualan es potong. Pesanan es potong milik Dadan jadi sedikit menurun. Ini membuat Dadan menjadi takut usahanya ini akan bangkrut.

Usaha Dadan semakin lama semakin menurun. Toko kecil miliknya sudah sepi didatangi pelanggan. Sudah tidak ada lagi pesanan dalam jumlah besar. Dadan benar-benar stes, ia sering terlihat melamun sendirian dikamar. Mukanya selalu terlihat pusing karena terlalu banyak pikiran.

Ibunya sedih melihat anaknya seperti ini. Ibunya selalu mengingatkan Dadan untuk selalu bertawakal kepada Allah swt. Menyerahkan semuanya kepada Allah swt dan terus berusaha untuk menyelamatkan usahanya ini sebisa kita. Dadan sadar bahwa ini merupakan cobaan untuk usahanya. Ia akhirnya mulai memikirkan bagaimana caranya membuat toko es potongnya ini bangkit kembali. Dadan ingat, jaman sekarang sedang terkenal berbagai macam makanan yang memiliki rasa greentea, oreo, nutella, dll. Ia langsung berpikir untuk membuat es potong dengan rasa yang sama. 

Akhirnya toko kecil milik Dadan bangkit kembali. Bahkan, sekarang sudah bukan toko kecil lagi, melainkan kedai es potong yang sudah lumayan besar. Kali ini, tokonya lebih ramai dari yang dulu. Mungkin karena sekarang es potong milik Dadan sudah memiliki 10 macam rasa yang menarik untuk dicicipi, yaitu es potong original, coklat, stoberi, jeruk, mangga, greentea, nutella, oreo, taro, red velvet. Kedai milik Dadan yang sudah di beri nama ‘Es Potong Modern’ ini juga sudah memiliki website sendiri, dan sudah banyak yang memesan dari luar daerah. 

Dadan berdiri melihat dari ruangannya, pelanggan-pelanggan yang sedang asik menikmati es potong di kedainya. Ia sangat bersyukur atas semuanya yang sudah diberikan oleh Allah swt. Dadan sadar bahwa jatuhnya toko kecil miliknya dulu itu merupakan sebuah pembelajaran agar ia tidak boleh cepat berpuas diri dan tidak boleh cepat berputus asa. Dukungan dan doa orang tua pun sangat pentng dalam usaha anaknya. 

Karya : Rizka Hanifa

Related Posts:

Cerpen : Usaha Bukan Meminta


Seorang anak muda sedang beristirahat di tepi danau dia beristirahat karena kelelahan sehabis mengamen. Terbesit pertanyaan dalam hatinya “Umurku yang sudah mencapai 25 tahun ini apakah aku bisa mendapat pekerjaan yang layak?” . Ia bernama Sulaiman , setiap harinya keluar masuk angkot,bus dan kendaraan lainnya untuk mendapatkan sepeser uang untuk makan sehari hari

Sulaiman merupakan pemuda yang tinggal disebuah pedesaan daerah ciriung bogor.Ia bekerja dipasar sebagai kuli panggul atau sekedar membantu para pedagang berjualan. Sore harinya ia membantu memcuci piring dirumah makan padang yang biasa sulaiman lewati sewaktu mengangkut barang belanjaan orang 

Sedikit demi sedikit uang hasil mengamen,mengangkut barang dan mencuci piring sulaiman kumpulkan dicelengan ayam miliknya pembelian almarhum ayahnya, yang pada saat ayahnya memberikan celengan tersebut berharap kelak anaknya dapat menyimpan uang dengan baik.

Setelah sekian lama mengumpulkan uang dia berniat untuk menggunakan uang hasil kerja kerasnya tersebut untuk memulai usaha. Dan dia pun mengatakan pada ibunya 

“Bu, bagaimana kalau uang tabungan hasil kerjaku selama ini aku gunakan untuk berjualan, mungkin dengan berjualan bisa meringankan beban keluarga kita bu”

“Memangnya kamu mau berjualan apa nak? Dan memang uang tabungan kamu ada berapa?

“Aku berniat untuk berjualan asongan saja bu, uang tabungan ku terkumpul sekitar satu juta dua ratus lima puluh ribu bu”

Lalu keesokan harinya Sulaiman pun berbelanja kebutuhan untuk berjualan, dan langsung berjualan disekitar pasar. Suatu hari pemilik rumah makan dimana dia bekerja dulu melihat kerja keras Sulaiman , Ia berfikiran untuk mempercayakan rumah makannya untuk dikelola oleh Sulaiman, karna kejujuran, ketekunan dan kerja keras Sulaiman 

Setelah sudah lama menjadi orang kepercayaan pak Doni akhirnya Sulaiman memutuskan untuk membangun rumah makan sendiri dengan uang hasil kerjanya dan hasil pinjaman pak Doni.Saat membuat rumah makan padang banyak yang dia alami mulai dari sepi pembeli sampai laku keras , semua itu ia lalui dengan sabar sambil terus berusaha 

Tidak terasa 3 tahun Sulaiman telah membuka rumah makan padang, Sulaiman pun akhirnya menikah dengan pujaan hatinya yang bernama Pevita, Pevita memiliki paras yang sangat cantik dan pandai memasak, mereka dikarunia 5 anak.Kini Sulaiman sudah hidup maju ia memiliki rumah dan mobil pribadi. Ia sudah membuka 5 cabang dimasing- masing tempat.

Kini ia mempunya puluhan karyawan yang selalu menuruti apa yang dikatakan Sulaiman bahkan Sulaiman harus memikirkan masa depan karyawan-karyawan nya 

Rasa semangat yang tidak pernah pudar dan saha yang dilakukan Sulaiman di masa mudanya membuat Sulaiman menjadi kuat menghadapi cobaan hidup. Kini sulaiman menikmati semua hasil kerja kerasnya bersama anak-anaknya dan orang yang dia cintai.

Related Posts:

Cerpen : Pohon Duit Membawa Berkah


Pada pagi hari yang cerah banyak burung-burung berkicauan merdu menghiasi langit yang biru disertai angin yang behembus kencang dengan udara yang sejuk membuat semangat seorang laki-laki yang bernama Sule.Ia mempunya seorang istri yang cantik yang bernama Rapunzel, Sule dan istrinya Rapunzel belum mempunyai anak.

Sule dan Rapunzel tersebut tinggal disebuah kampung yang bernama Rawabengek.Sule mempunyai suatu usaha tanaman hias yang menjual beragam tanaman disamping rumahnya, karena ia memiliki tanah yang sangat subur yang beragam tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan biak.Sule berjualan tanaman sudah hampir 15 tahun.

Selama Sule berjualan usaha tanamannya tersebut tidak selalu baik, terkadang ia juga mengalami pasang surut.Tanamannya yang sangat subur itu pernah diserang oleh hama yang merusak tanamannya hingga jarang ada yang membeli tanamannya karena telah rusak oleh hama tersebut.

Kemudian Sule pun kembali mengalami masalah dengan adanya musim kemarau yang membuat air sumur kering dan ia pun kekurangan air untuk memberi tanamannya air supaya subur, dan karena adanya musim kemarau membuat terhambatnya perkembangan dan pertumbuhan tanaman tersebut yang menjadikan Sule berkurangnya pemasukan yang membuat Sule kekurangan biaya untuk istrinya atau untuk kebutuhan sehari-hari dan juga untuk memproduksi tanaman hias yang lebih banyak lagi.

“Aku tidak akan menyerah walaupun tanamanku rusak oleh hama dan berkurangnya pembeli.” Katanya dengan percaya diri.Akhirnya dengan uang yang sangat menipis itu dibelikan pestisida untuk semua hama mati dan tidak menyerang tanaman ia lagi.Lalu Sule pun terus memperbaiki tanamannya supaya lebih baik lagi dan subur.”Akhir-akhir ini tanamanku tidak ada satupun yang dibeli orang, padahal tanamanku sekarang sudah baik seperti semula.” Katanya sambil kebingungan.

Lalu tak lama istrinya Rapunzel datang membawa berita buruk,”Aku melihat kios tanaman hias baru didekat pengkolan sana!” katanya, “Memang dia menjual tanaman apa saja?’ ujar Sule.”Dia menjual macam-macam tanaman yang sangat bagus dan cantik, seperti bunga sakura dari Jepang dan masih banyak lagi.” Kata istrinya.Sule pun merasa kesal karena ia mempunyai saingan baru.Namun dengan percaya diri, Sule akan terus berjualan tanaman hiasnya yang tidak sebagus saingannya.Setelah beberapa hari tanaman Sule belum juga laku terjual satupun.Dan ia tidak mempunyai pemasukan dari hasil usahanya.Sule dan istrinya pun bingung harus bagaimana, ia hanya mempunyai uang Rp.10.000,- tidak lebih dan kurang.

Akhirnya muncul lah ide dari istrinya Rapunzel “Apa kita tanam saja duit itu, siapa tau nanti berubah uang yang begitu banyak.” Katanya sambil percaya diri.Kemudian Sule pun langsung menanam uang Rp.10.000,- itu dan ia rawat sampai tumbuh besar.Setelah seminggu kemudian, pohon duit itu sudah mulai membesar dan berbuah duit yang begitu amat sangat banyak dengan sangat gembiranya, Sule dan Rapunzel langsung menuju Mall yang berada di perkotaan.Sule dan Rapunzel langsung menghabiskan uangnya untuk membeli baju,peralatan rumah tangga. Ia pun sekarang menjadi orang paling kaya dikampung Rawabengek.

Sule membuat cabang dimana-mana, diantaranya Citeureup,Ciluer,Nawawi, Bojong dan masih banyak lagi.Tanaman Sule pun sekarang sudah dikenal oleh banyak orang, sehingga tiada henti pengunjung yang datang untuk membeli tanamannya.Sule dan istrinya Rapunzel sangat senang dan bahagia karena sekarang mereka menjadi sukses karena pohon duit itu.Sule pun langsung pergi ke luar Negri untuk berbulan madu dengan istrinya.

Setiap usaha yang kita buat tidak selalu berjalan dengan mulus pasti ada hambatan.Tetapi dengan semangat tanpa henti dan tidak pernah menyerah kesuksesan itu akan ada didepan mata. Jadi, jangan pernah menyerah.

Karya : Yarid Albyansyah

Related Posts:

Cerpen : Gara - Gara Di Fitnah


Hari Senin telah tiba, seorang anak muda yang bernama Tata menelusuri jalan sambil membawa tas berisikan identitas diri dan tanda bukti lulusan S1 Sarjana Ekonomi. Tiba disebuah gedung berwarna putih terpampang tulisan “MENERIMA LOWONGAN KERJA” dan anak muda itu pun dengan rasa senang langsung masuk ke gedung tersebut dan menghampiri seorang resepsionis dan menyerahkan isi tas yang dibawanya.

Tak hanya di satu perusahaan saja Tata pun terus mencari lowongan kerja kesana-kemari dan menitipkan lamaran di beberapa perusahaan, dengan harapan penuh dapat diterima di salah satu perusahaan tersebut. Setelah cukup lelah menyusuri seluruh tempat, Tata pun pulang.

Waktu pun terus berjalan, setelah menunggu hingga 3 hari lamanya, ia pun mendapat panggilan yang ternyata dari perusahaan yang pertama kali ia lihat. Salah satu staf dari gedung putih tersebut memberitahukan bahwa Tata ternyata diterima di perusahaan tersebut. Tata sangat senang dan bangga bisa diberi kesempatan bekerja di perusahaan itu. Esok hari, ia sudah bisa bekerja, ia sangat semangat menuju ke perusahaan yang berwarna putih itu.Tata disambut baik oleh rekan rekan yang lainnya juga atasannya yang bernama Bahar Hidayat.Pada saat itu semua orang masih baik terhadap Tata.”Selamat Datang diperusahaan kami, semoga anda nyaman bekerja diperusahaan ini.” Ungkap rekan yang juga bekerja diperusahaan itu.

Seiring berjalannya waktu, ia sudah hampir 1 tahun bekerja, setiap hari ia selalu bekerja dengan giat,rajin,ulet,disiplin dan sangat menghargai waktu. Pak Bahar pun sangat senang melihat Tata, Karena ia selalu mengerjakan pekerjaannya dengan tepat waktu.”Tata kamu anak yang rajin, teruslah seperti ini. Aku sangat bangga padamu!” ujarnya sambil menghampiri Tata yang sedang duduk diatas kursi dan menghadap komputer sambil mengetik.Tata hanya tersenyum dan berkata “Saya biasa aja kok pak, ini kan sudah menjadi tugas saya dan wajib seperti itu.” Pak Bahar tersenyum dan segera meninggalkan Tata.

Ada salah satu orang yang bekerja juga ditempat itu yang tidak terlalu akrab dengan Tata ia bernama Mulyadi, ia cemburu melihat kedekatan Tata dan Pak Bahar, nampaknya ia merasa tersisihkan semenjak kedatangan Tata di perusahaan itu.Sindiran sindiran kecil yang Mulyadi lontarkan kepada Tata tak dihiraukan sama sekali, hanya dianggap angin lewat.

Mulyadi semakin hari semakin gerah melihat kedekatan mereka, ia pun ada niat untuk menjahati Tata yang sama sekali tidak ada niat untuk menjahatinya.Ia memfitnah Tata telah mengambil dokumen berharga milik perusahaan, dan Tata pun sempat kaget dan ia pun berusaha menjelaskan yang sebenarnya sambil ketakutan,”Tenang...tenang....saya gak tau apa apa!” ungkap Tata sambil gugup.Begitu jahatnya Mulyadi menjebak Tata hanya karena iri.Dokumen berharga itu ternyata sudah ada di tas Tata karena sudah direncanakan Mulyadi sebelum memfitnah Tata.Orang yang selama ini bangga terhadap Tata menjadi kecewa, ia tak menyangka karyawan kebanggaannya berbuat seperti itu.Mau tidak mau Tata harus keluar dari perusahaan tersebut. Mulyadi hanya tersenyum ketika tahu bahwa Tata di pecat, ia merasa tidak ada lagi yang menyainginya.

Tata yang kala itu sedih,malu karena semua rekannya menganggap dia sebagai maling, akhirnya dia tidak mau sedih berlarut-larut, ia berdo’a minta diberi petunjuk, dan selalu sabar menghadapi masalahnya,”NEVER GIVE UP! Saya pasti bisa....Yaa!” Ia tak putus asa dan mencoba bangkit kembali atas keterpurukannya.Ia berniat ingin membangun perusahaan miliknya sendiri mulai dari nol.

Mulyadi yang merasa dirinya akan baik-baik saja kedepannya ternyata salah besar, ia lupa bahwa diperusahaan itu terdapat CCTV yang ditempatkan diberbagai sudut.Mulyadi sangat panik,ketakutan,dan sangat menyesal telah melakukan hal jahat seperti itu.Keesokan harinya surat yang dilapisi amplop berwarna coklat sudah ada di meja Mulyadi, ia mengira itu surat meeting ternyata itu surat pemecatan Mulyadi. Dengan rasa malu ia segera membereskan barang barangnya dan segera meninggalkan perusahaan itu.

Selama bertahun-tahun menganggur dan tidak mendapatkan pekerjaan karena ditolak mentah-mentah oleh perusahaan lain, ia ingin sekali bertemu Tata yang dulu ia zalimi, ia merasa kelakuannya tersebut lah yang merugikan dirinya sendiri.Ia tidak menyerah untuk mencari lowongan pekerjaan dan pada saat itu ia berhenti di suatu perusahaan yang cukup sukses dan ia mencoba melamar pekerjaan dan bertanya kepada satpam,”Permisi pak, saya ingin melamar pekerjaan, apakah ada informasi lowongan kerja disini?” ujarnya dengan wajah yang kusam, satpam pun tidak mau salah bicara ia segera bertanya kepada pemilik perusahaan tersebut,”permisi pak,maaf mengganggu..di depan ada yang ingin melamar pekerjaan,saya sangat kasihan melihatnya” ungkap satpam sambil menundukan wajahnya,”oh ya? Kebetulan kantor ini memang butuh karyawan lagi.Panggil dia suruh menghadap ke saya!”.Tiba-tiba satpam kembali menemui Mulyadi,”Mas,silahkan masuk menghadap bos saya..” Mulyadi pun berjalan menuju ruangan pemilik perusahaan tersebut dan sampailah.Ia membuka pintu dan amat sangat terkejut melihat orang yang sedang duduk diatas kursi itu, ia sangat malu dan segera keluar dari ruangan tersebut.

Dalam hati Mulyadi berkata “Dulu saya yang memfitnah dia, membuat ia kehilangan pekerjaannya, sekarang ia menjadi orang sukses.”

Dikehidupan ini memang tidak ada seorangpun yang sukses tanpa perjuangan dan pengorbanan. Kesuksesan butuh usaha dan do’a. Dan jika ingin menjadi wirausaha yang sukses harus diperhatikan beberapa hal yaitu jujur,percaya diri,ulet,pantang menyerah,gigih,dan rajin.


Karya : Yunita

Related Posts:

STIE Kalpataru Menggelar Wisuda Di TMII


Kontributor : R'angga Setya Pratama

Hari Sabtu Tgl 26 September 2015 adalah hari bersejarah bagi para mahasiswa/i STIE Kalpataru, karena di hari itu mereka menjadi wisudawan/wati. Sebanyak 228 orang mengikuti kegiatan wisuda yang berlangsung di Gedung Pewayangan Kautamaan TMII Jakarta Timur akhir pekan lalu. mereka para wisudawan dan wisudawati ini, merupakan mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari 2 jurusan, yakni jurusan Akuntansi dan Manajemen.

Dalam sambutannya ketua BPH YLPP KALPATARU, Ir. Thamrin Tandjung, MM, MBA mengatakan,"STIE Kalpataru bertekad menjadi lembaga pendidikan yang dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan SDM bangsa, STIE Kalpataru hadir sebagai suatu lembaga perguruan tinggi yang ingin berbakti pada Nusa dan Bangsa dengan misi mencerdaskan bangsa dengan membekali para lulusannya atau alumninya memperoleh wawasan dan ilmu yang aplikatif lebih terpakai untuk mempersiapkan dirinya dalam mengisi dan menjawab tantangan dan persaingan global.

Pada saat ini STIE Kalpataru masih mempunyai 2 prodi yaitu Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi, yayasan bermaksud untuk masa mendatang untuk menambah sedikitnya 2-3 prodi lagi, sehingga STIE Kalpataru bisa menjadi setingkat Institut atau Universitas, mudah mudahan keinginan ini juga terwujud dan mendapat restu dan kehendak kita semua, sehingga kontribusi Visi dan Misi dari STIE Kalpataru untuk mendidik bangsa ini menjadi bangsa yang cerdas semakin nyata.

Beliau pun mengucapkan selamat kepada Pimpinan STIE Kalpataru yang sudah sukses menyelanggarakan pendidikan sesuai dengan ketentuan yang digariskan oleh kementerian Pendidikan Nasional, sehingga dapat meluluskan alumni atau sarjana yang sudah tersebar diseluruh Indonesia yang jumlahnya lebih dari 2750 alumni dan tentu saja, sama sama kita harapkan para lulusan STIE Kalpataru dapat berguna kelak bagi bangsa ini dengan menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk kemajuan bangsa. 

Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Kalpataru mengucapkan selamat kepada para wisudawan/i semoga gelar tersebut dapat berguna kelak  didalam menghadapi kehidupan dimasa depan ini, yang sarat dengan tantangan dan persaingan."

Selain itu, Ketua STIE Kalpataru, Tata Suhendi, SE. MM mengatakan, "setiap tahunnya berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya, hal ini penting, agar mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studinya bisa bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lainnya dan banyak diterima di dunia kerja. kita juga berharap para mantan mahasiswa ini, nantinya dapat mengimplementasikan semua ilmu yang telah diperolehnya itu, agar membawa manfaat tak hanya untuk perusahaan tempat dimana si wisudawan bekerja, tapi juga kepada masyarakat,"


Ir. Thamrin Tandjung, MM, MBA (Ketua BPH YLPP Kalpataru)

Tata Suhendi, SE. MM (Ketua STIE Kalpataru)




Related Posts:

5 Kesalahan Fresh Graduate Dalam Bekerja

Tujuan setiap orang yang baru lulus dari jenjang pendidikan sekolah atau perkuliahan pastinya adalah bekerja. lulusan yang baru atau sering disebut Fresh Graduate ini kan banyak banget gak cuma beberapa ratus aja  tapi ribuan bahkan jutaan orang yang mencari pekerjaan.Gak sedikit para Fresh Graduate berfikir mudah untuk mendapatkan pekerjaan karena mereka merasa lulusan yang baru. Nah ini beberapa kesalahan yang sering banget dilakukan sama para Fresh Graduate dalam mencari atau saat bekerja. 

id.wordpress.com

1. Pengen Punya Gaji Gede

Siapa sih yang gak mau punya gaji besar, tapi kan harus disesauikan dulu dengan tingkatan prosesnya.  Cenderung para Fresh Graduate ingin mendapatkan gaji besar diawal bekerja, padahal untuk dapet gaji besar itu melalui proses sesuai masa kerjaannya.

2. Gak Sesuai Background Pendidikan

Terkadang di jaman yang anti main stream ini banyak para Fresh Graduate yang bekerja gak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, Berfikir gak gampang untuk dapetin pekerjaan itu emang bener, tapi minimal masih nyambung lah dengan background pedidikan kamu. Kenapa gitu? karena sayang banget sama ilmu  yang kamu pelajari selama ini gak diaplikasikan didunia kerja.

3. Terlalu Cepat Pindah Tempat Kerja

Ngerasa gak nyaman sama pekerjaan atau temen kerja itu wajar diawal-awal masa kerja. Semua pasti butuh proses penyesuaian, tapi gak sedikit fresh graduate cepet banget ambil keputusan untuk keluar dan pindah kerja. Yang padahal belum tentu juga lebih baik dari tempat kerja yang sebelumnya. Coba dulu deh jalanin maksimal 1 tahun bekerja baru deh keliatan itu passion kamu atau bukan.

4. Mudah Terpengaruh

Untuk para fresh graduate harus pinter-pinter memilih mana yang bener baik atau gak dalam lingkungan kerja. jangan gampang terpengaruh sama orang yang berusaha mempengaruhi kamu dengan informasi-informasi yang belum tentu benar. Biasanya anak baru itu lebih mudah dipengaruhi karena belum tau seperti apa lingkungan kerja yang sebenernya. So kamu harus jadi pengamat dulu dan menjadi pendengar yang baik ajah. lama kelamaan kamu biasa nilai sendiri mana yang bener dan gak. Jangan sampe mudah terpengaruh yang akhirnya malah bkin kinerja kerja kamu jelek.

5. Terlalu Banyak Tuntutan

Untuk anak baru jangan dulu deh banyak menuntut ingin dapet tunjangan ini, fasilitas ini itu dari kantor. Coba ajah deh tunjukin kinerja terbaik kamu dulu dalam bekerja. Kalo tanggung jawab kamu udh dijalanin maka timbal baliknya hak kamu juga akan terpenuhi.

Related Posts:

Hati-Hati Di Mall Cibinong Rawan Penipuan Berkedok Acara TV

2 pasang Pelaku Penipuan berkedok seragam Trans TV

Sedang booming kabar penipuan yang terjadi dan ramai diperbincangkan di dunia maya kejadian penipuan dengan cara hipnotis kabarnya  sudah masuk wilayah Cibinong-Bogor tepatnya seorang pengusaha bernama Tyas Alifa yang telah menjadi korbannya.

Penipuan ini dilakukan oleh dua orang pemuda dan pemudi tampan dan cantik yang menggunakan atribut salah satu stasiun TV (Trans TV) dengan nama samaran Bintang (L) Venty (P). Alasannya mereka sedang mencari talent untuk acara talkshow yang berjudul Live With Indy Barent.

Pelaku mengincar korbannya di sebuah Mall daerah Cibinong (Cibinong City Mall). terjadi pada pukul 14.00 wib pada tanggal 17 Agustus 2015 menurut pengakuan Tyas yang ia publikasikan melalui akun facebook https://www.facebook.com/tyas.alifa " silahkan klik baca selengkapnya pengakuan korban".

Pengakuan tersebut hingga saat ini sudah mendapatkan respon dari netizen sebanyak 19.702 pembaca. Bahkan Tyas mengupload surat laporannya kepada pihak berwajib dalam akun facebooknya.

Related Posts:

5 Anime Terpopuler Di Tahun 90an Yang Bikin Kangen

Buat kamu yang sudah merasa lebih dewasa pasti kamu pernah merasakan gimana asiknya masa kanak-kanak apalagi yang berhubungan dengan film anak di televisi. pasti kamu sudah bisa membayangkannya. Kadang saat itu kita gak pernah melewati tayangan film tersebut  bahkan lupa akan kewajiban kita sekolah apalagi belajar. Dan itu juga yang bikin ortu kita marah-marah sama kita karena telat mandi dan makan, nah ini dia film kartun di tv yang bikin banyak kenangan pada masa kecil kita .

1. Ninja Hatori



"Mendaki gunung lewati lembah sungai mengalir indah ke samudra bersama teman berpetualang" yang tau lagu itu udah pasti tau kartun ini, ya Ninja Hatori pernah menjadi kartun populer tahun 90'an lho.

2. Doraemon


Kartun populer kedua namanya Doremon sampai sekarang kartun favorit ini masih tayang di Televisi lho, dengan kantung ajaib yang ia punya robot abad 21 bermaksud membantu Nobita untuk memperbaiki masa depannya.


3. Saint Seiya


Kartun populernya Laki-laki nih namanya Saint Seiya dengan karakter utama Pegasus Seiya, Athena, Andromeda Shun, Dragon Shiryu, Phoenix Ikki, Cygnus Hyoga.


4. Dragon Ball"

"Bertarunglah Dragon Ball dengan segala kemampuan yang ada"  adalah sedikit kutipan lirik soundtrack kartun favorit keluarga nih ya kartun ini namanya Dragon Ball.

5. Tsubasa Ozora




Siapa yang gak kenal Kapten Tsubasa kapten tim nas Jepang yang kita kenal ini sering kita saksikan di layar televisi pada masa kecil. Tendangannya yang sangat terkenal membuat anak-anak termotifasi untuk bermain bola bahkan banyak dari anak-anak mempraktikan gaya-gayanya dalam bermain bola.

Related Posts:

Siswa Smk Pgri 1 Cibinong Berkurban Untuk Berbagi Terhadap Sesama


Hari ini Jum'at 25 September 2015 Smk Pgri 1 Cibinong melakukan pemotongan hewan kurban. Penyembelihan hewan kurban tersebut diadakan di dalam sekolah. Jenis hewan yang di kurbankan adalah Sapi sebanyak 1 ekor pada tahun ini.

Menurut Ketua DKM mesjid Al-Ghazali, mesjid yang ada di dalam sekolah juga sebagai mesjid kebanggaan Siswa/i Smk Pgri 1 Cbinong biasa di pakai shalat jum'at, Ustd. M. Martin mengatakan "Kurban setiap tahunnya di sekolah kami tidak memungut biaya sekaligus pada siswa akan tetapi mereka (siswa) dilatih setiap minggunya membayar infak shodakoh semampunya dan hasilnya dipakai untuk kegiatan keagamaan PHBI".

Dalam melakukan kegiatannya pun siswa/i diikut sertakan alasanya supaya mereka ikut merasakan bagaimana pentingnya berkurban dan berbagi terhadap sesama dari hasil jerih payah mereka alhasil mereka sangat antusias dan bahagia melakukannya seperti yang terlihat pada foto kegiatan Kurban Di Smk Pgri 1 Cibinong tahun 2015.

Tausiah sebelum pemotongan hewan kurban

Sapi Yang telah menjadi kurban
Siswa/i menyaksikan pemotongan hewan kurban

Para siswa yang juga mengikuti pemotongan kurban

Seorang guru ikut meguliti hewan kurban
Osis & Rohis ikut peran serta memotong daging kurban
keseriusan siswa membagi-bagi daging kurban

Related Posts:

Cerpen : Cireng Isi Kebahagiaan


“Akhirnya sampai juga di Jakarta” sorak bahagia pria kelahiran 10 November 1987 yang akrab disapa John. Ia merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib,rencananya dia ingin merintis usaha kecil-kecilan namun sampai sekarang beum terbayang ingin merintis usaha apa. Dan suatu malam ditengah lamunannya John kefikiran untuk merintis usaha Cireng Isi, kebetulan salah satu temannya yang dari kampung ada yang sukses berjualan cireng isi sampai memiliki banyak cabang.

Ditengah panasnya terik matahari, John berkeliling mencari kios cireng isi milik temannya tersebut. Sudah kiloan meter John berjalan menelusuri setiap kios-kios namun tak ditemukan kios cireng isi tersebut. Karena sudah kelelahan John memutuskan untuk beristirahat sejenak dan mengisi perutnya. John masuk ke suatu rumah makan makan dan memesan satu porsi makanan.

“Mau pesan apa mas?” Tanya seorang pelayan dengan sangat ramah

“saya mau pesan satu porsi nasi goreng seafood” jawab John sambil menunjuk gambar nasi goreng seafood yang ada pada menu

“baiklah,tunggu sebentar” sang pelayan tersebut berjalan kedapur untuk membuat pesanan John. Sementara John hanya terdiam dan melamun sambil menunggu pesanannya datang. “Andaikan aku punya rumah makan sebesar ini pasti si mbok senang sekali” John berbicara dalam hati.

“ini pesanannya,mas” ujar sang pelayan yang membuyarkan khayalan John. John pun segera menyantap makanan yang ada di depannya dengan sangat lahap. 

Setelah selesai makan John langsung bergegas pergi untuk melanjutkan mencari kios cireng milik temannya. 

Setelah berjam-jam mencari akhirnya John menemukan kios tersebut,John langsung memasuki kios itu,dan tiba-tiba…

“John….!” Teriak seorang pria dari dalam kios,dan ternyata pria itu adalah teman John sekaligus pemilik kios cireng ise,pria itu bernama Agus,dia adalah teman main John sewaktu dikampung. Agus sudah lama tinggal di Jakarta, awal mula Agus merintis usaha cireng isi ini adalah untuk meneruskan usaha yang sudah turun menurun dari kakeknya

Setelah berjam-jam John dan Agus berbincang-bincang,John pun semakin mantap untuk memulai usaha berjualan cireng isi,rencananya mulai minggu depan John akan memulai usahanya dengan cara berkeliling menggunakan gerebak. Agus memberikan modal gerebak dan 5 macam rasa cireng isi.

Hari ini John mulai belanja untuk keperluan jualannya, John membeli banyak sekali alat-alat mulai dari pisau,kompor,dll

“banyak sekali belanjaannya mas,untuk apa?” Tanya seorang ibu-ibu yang melihat John turun dari bajaj dengan bawaan yang sangat banyak.

“hehe iya bu,untuk jualan” jawab John sambil tersenyum dan terus berjalan menuju rumah kontrakkannya yang sederhana. 

Sesampainya dirumah kontrakkan John langsung merapihkan barang belanjaannya tersebut,dan beristirahat.

*seminggu kemudian*

Pagi-pagi sekali John sudah bersiap-siap untuk berjualan,rencananya hari ini John akan berjualan di sekolah dan sekolah yang dituju adalah SD Maju Terus Pantang Mundur. 

Dengan penuh semangat John mendorong gerobaknya, rumah demi rumah ia lewati sebelum sampai diSD. Dan setibanya di SD John langsung menempatkan gerobaknya dipinggir jalan atau didepan SD. Saat bel istirahat anak-anak langsung mengerubuni gerobak cireng isi John.

Banyak anak-anak yang suka pada cireng isi yang dijual John karena selain rasanya enak harganya pun enak. 

“Alhamdulilah hari pertama jualan laris manis..” dalam hati John. John pulang dengan hati gembira karena cireng nya habis terjual. Sepanjang jalan ia bersiul,terlihat sekali dari raut wajah nya ia sangat gembira. Namun dipertengahannya jalan John melihat seorang anak kecil sendirian yang sedang menangis,John pun menghampiri anak tersebut.

“Adik kecil kenapa kamu menangis?” ucap John sambil mengelus-elus kepala anak kecil itu. Anak kecil terus menangis,John kebingungan harus melakukan apa agar anak itu berhenti menangis. Akhirnya John memberikan satu cireng yang masih tersisa. Tangisan anak itupun mulai mereda ,dan John mulai bertanya-tanya,

“siapa nama mu?” Tanya John dengan nada halus.

“namaku Rian” jawab anak kecil tersebut sambil mengunyah cireng yang ada di mulutnya

“kenapa kamu menangis?” John bertanya lagi

“aku bingung,ibuku sedang sakit dan aku tidak punya uang untuk membawa ibu berobat” Tanya John sembari mengusapkan air mata di pipi Rian

“ibuku sakit kanker dan harus di operasi kata dokter” dengan raut wajah yang sedih Rian menjawabnya. 

John tak sampai hati mendengarkannya, ia pun berencana untuk membantu Rian dengan uang hasil ia berjualan cireng,setiap hari John akan menabung untuk biaya operasi ibunya Rian. “sudah,kamu jangan sedih lagi ya.. om akan bantu kamu dan ibu kamu” John merangkul Rian dan memberikan ia semangat agar tidak sedih lagi.

Hari kedua John berjualan, hari ini John akan berjualan di tempat yang sama yakni di SD Maju Terus Pantang Mundur. John menjual cireng dengan jumlah yang lebih banyak dari kemarin agar dapat penghasilan yang lebih banyak juga.

“Cireng isi.. cireng isi kebahagian” John berteriak menawarkan cirengnya

“Bang, cireng satu ya!” celoteh seorang anak gadis yang hendak membeli cireng

“Oke,neng” balas John dengan senyum sumringah sembari menggoreng cireng nya.

John semakin semangat berjualan ketika teringat dengan janjinya terhadap Rian. Dengan semangat John terus menggorenng cireng pesanan anak-anak.

“Alhamdulilah cirengnya habis” dalam hati John,John sangat bersyukur karena hari ini cirengnya habis lagidan mendapatkan penghasilan yang cukup banyak.

*satu tahun kemudian*

Setelah selama setahun John berjualan cireng,akhirnya uang tabungan John cukup untuk biaya operasi biaya operasi ibunya Rian. Dan besok akan langsung dilaksanakan operasi pengangkatan kanker,John segera menyelesaikan biaya administrasinya.

*ke esokkan harinya

Ibunya Rian sudah masuk ruang operasi,Rian tak berhenti menangis melihat ibunya terbaring didalam. John terus menenangkan Rian yang terus menangis. Dan setelah sejam menunggu akhirnya operasi telah selesai,salah satu dokter keluar dari ruang operasi dan memberitahu bahwa operasinya berjalan dengan lancer.

Kini ibunya Rian sudah sehat,dan dapat beraktivitas seperti sedia kala. 

Setelah bertahun-tahun John berjualan,John sudah mengalami pasang surutnya berjualan,sudah berkali-kali mengalami kegagalan tapi John tidak pernah putus asa,John terus berusaha sampai akhirnya sekarang tidak lagi berjualan menggunakan gerobak,Ya.. sekarang John sudah bisa menyewa kios. John sudah memiliki 2 kios cireng isi yang ia beri nama “Cireng Isi Kebahagiaan Mas John”. Usahanya semakin maju berkat doa,usaha,dan sifat kedermawanannya. 

John berniat untuk memboyong orangtua nya untuk tinggal bersama nya diJakarta. Dan kini hidup John sudah jauh lebih baikdari awal dia datang kejakarta. Memang semuanya itu membutuhkan proses dan usaha. Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkannya. 



Karya : Siti Noor Asyalma Syabaniah P.

Related Posts:

Cerpen : Kesabaran Di Ujung Batas



Pada pukul 16:00 waktu Jepang, bel sekolah pun berbunyi. Di sebuah sekolah yang terletak di pusat kota Tokyo. Sebut saja Aika seorang gadis berwajah oriental dan berkulit putih terlihat sedang membersihkan kelas dan bergegas untuk pulang. Sifatnya yang pendiam membuat ia tidak memiliki banyak teman, disekolah pun terkadang ia kerap menjadi bahan hinaan temannya karena ia berasal dari keluarga yang tidak mampu. Kesekolah memakai pakaian dan sepatu seadanya. Dapat bersekolah di sekolah itu pun karena ia gadis yang pintar.



Tak lama lagi musim panas akan segera dimulai, semua murid bergembira mempersiapkan rencana liburan musim panas mereka. “Aku juga ingin sekali menikmati liburan musim panas tahun ini, tetapi aku harus membantu ibuku berdagang.” Gumam Aika. Wajahnya terus memandang ibarat dagangan yang sudah siap dijajakan. Kehidupan masa SMA memang menyenangkan bagi sebagian orang, tetapi tidak pada Aika. Karena ia anak semata wayang, mau tidak mau ia harus membantu kedua orang tuanya bekerja demi menyambung hidup.

“Nak, ayo sudah waktunya untuk berangkat.” Ibunya berkata. Aika hanya duduk termenung. “Aika, ada apa denganmu?” Tanya sang ibu.

“Tak apa bu, aku hanya melamun saja”

“Ibu tahu apa yang kaupikirkan, pasti kamu ingin berlibur musim panas bersma teman-teman mu kan? Ibu tahu apa yang kaurasakan. Aika, walaupun kita bukan berasal dari keluarga yang berada, kita harus tetap berusaha dan mensyukuri apa yang telah kita punya, kamu adalah satu-satunya harapan ibu dan ayahmu, ibu ingin kamu sekolah setinggi-tingginya agar bisa merubah derajat keluarga kita, karena tuhan tidak akan merubah nasib seseorang jika orang tersebut tidak berusaha.”

Aika kembali termenung mendengar nasihat dari ibunya, namun kini Aika kembali tersenyum dan bersemangat. “Terima kasih bu, aku akan berusaha semaksimal mungkin”

Aika dani bunya segera menuju kelokasi tempat mereka mencari nafkah. Cuaca pada hari itu memang sangat cerah dan panas. Keringat mulai membasahi wajah dan tubuhnya. Kios kecil yang sederhana itu ramai dikunjungi pelanggan. Musim panas sepereti ini memang segar bila menyantap Kaki gori. Kalau di Indonesia kaki gori yaitu es serut. Kuliner satu ini memang menjadi incaran orang Jepang terutama anak-anak. Es serut dengan warna yang cerah siapa yang tidak suka.

Hari semakin gelap dan matahari akan bersembunyi, Aika dan ibunya sangat gembira tak disangka dagangan mereka telah habis terjual lebih cepat dari biasanya.

“Terima kasih, nak. Kamu sudah sangat berjuang”

“Sama-sama bu. Aku berjanji akan membahagiakan ibu.”

Kini dagangan mereka pun selalu habis terjual, semakin lama semakin terlihat kemampuan Aika dalam berbisnis. Ibunya yang telah mengetahui akan hal itu selalu memberi semangat dan motivasi kepada anaknya.

Tahun ajaran baru sudah dimulai. Aika sudah menjadi murid kelas 3. Sebagai murid kelas 3 tentunya ia akan sibuk belajar untuk mengikuti ujian seleksi perguruan tinggi.

“Ibu, maaf hari ini aku tidak bisa membantu ibu di kios karena akan ada pelajaran tambahan untuk ujian peraguruan tinggi”

“Ya sudah, cepat habiskan sarapanmu”

Sampai disekolah, suasana sama saja tak ada yang berbeda. Di situasi seperti itu pun Aika masih menjadi bahan bully teman sekelasnya, terkadang ia ingin melawan tetapi selalu ingat pesan ibunya, “Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, itu berarti kamu sama seperti dia”

Perlakuan teman-teman terhadapnya sudah keterlaluan, Aika sudah tak sanggup menahan semua beban yang menyakitkan. Dengan tatapan yang tajam kepada mereka Aika bertekad “Tunggulah hingga saatnya aku akan membuktikan pada kalian semua!”

Mereka yang mendengarnya hanya tertawa terbahak-bahak “Mana mungkin orang seperti dia bisa mengalahkan kita” Ucap salah seorang murid.

Dalam perjalanan pulang, perlahan ia melangkahkan kakinya. Setelah sekian lama gadis itu menahan semua ini “Mengapa mereka tidak pernah mengerti perasaanku…”

“Aku pulang”

“Selamat datang kembali”

“Bagaimana dagangan hari ini bu?”

“Belum habis, ibu pulang lebih awal karena ibu sedang tidak sehat”

“Mungkin ibut erlalu lelah”

Cahaya di ujung timur mulai nampak. Gadis itu telah bersiap untuk pergi ke kiosnya. Es serut buatan Aika siap menyambut hari minggu yang cerah. Kali ini ia berjualan sendirian menggantikan ibunya. Aika gadis pekerja keras.

Sudah tiba saat hari upacara kelulusan. Berakhir sudah semua penderitaan yang dialaminya pada masa sekolah. Namun Aika memutuskan untuk tidak kuliah karena tak ada biaya. Ia memutuskan untuk langsung bekerja. Kini ia ingin memulai bisnisnya sendiri. Berbekal modal yang telah dikumpulkannya sejak lama, dia memulai dengan membuka kios kecil seperti ibunya yang menjual jajakan khas Jepang yaitu takoyaki. Diawal usahanya ini cukup bagus, Aika memang pandai memasak dan juga merupakan hobinya, tak heran jika kiosnya selalu ramai diserbu pembeli.

Sebulan setelahnya, ia disandera oleh pedagang takoyaki lain di daerah itu.

“Hei, mengapa kamu telah mengambil semua pelangganku ? Semenjak ada kios mu disini, kios ku menjadi sepi !” ucap pedagang itu.

“Maaf, aku tidak melakukan apa pun, aku berjualan secara jujur.” Wajahnya yang pucat membuat suasana menjadi tegang.

“Aku tidak mau tahu segera kamu pergi dari tempat ini, kalau tidak kamu akan mengetahui akibatnya.”

Mengetahui ancaman seperti itu, mau tidak mau Aika harus meninggalkan tempat itu. Kemudian ia berpindah ke food court disebuah mall. Dagangannya laris seperti biasa. Sayangnya baru beberapa bulan disana, mall itu mengalami insiden bangunan rubuh. Semua barang dan peralatannya hancur tak tersisa. Tak ada lagi yang bisa diambil.

“Aku harus bagaimana?” Hati kecilnya bertanya.

Tabungan yang dimilikinya tak seberapa. Akhirnya diputuskan untuk berjualan es serut seperti ibunya karena tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.

Musim panas akan segera berakhir, berimbas juga pada kios es serut Aika. Semakin hari semakin sepi pelanggan yang datang. Hal ini membuat usahanya gulung tikar. Ia kembali pulang kerumah dengan putus asa. “Tak ada yang bisa aku harapkan lagi, bu. Berkali-kali aku mencoba tetapi tetap saja gagal.”

“Ibu tau kamu adalah gadis yang kuat, tidak ada kesuksesan tanpa mengalami kegagalan terlebih dahulu, gagal adalah hal yang wajar, yang terpenting adalah kita harus selalu memperbaiki diri dari yang sebelumnya.” Ujar sang ibu.

“Tapi bagaimana jika aku gagal kembali?”

“Berusaha lagi”

Terfikirkan olehnya bahwa ia akan membuka kedai mie ramen karena orang Jepang penggemar mie, lagi pula ini tidak akan berpengaruh kesemua musim. Lambat laun, kedai mie ramen itu menjadi terkenal dan tak pernah sepi pengunjung. Semua kerja kerasnya kini membuahkan hasil. Dalam kurun waktu satu tahun telah memperluas jangkauan kedainya dengan membuka cabang diberbagai kota di Jepang. Aika selalu membuat inovasi baru dalam menunya, inilah yang membuat bisnisnya berkembang pesat. Lalu ia akan membuka rumah makan Jepang di luar negeri. Ibu dan ayah Aika sudah tidak bekerja lagi, mereka ikut membantu mengelola usaha anaknya. Semenjak saat itu kehidupan Aika telah berubah.

Karya : Kurnia Dani P

Related Posts:

Berbahaya Jangan Pakai Plastik Hitam Untuk Daging Kurban !


Menyongsong Hari Raya Kurban yang jatu pada hari kamis, 24 September 2015 masyarakat muslim Indonesia diresahlan oleh informasi tentang larangan plastik hitam yang berbahaya. Pasalnya pada kebiasaan taun sebelumnya bagi mereka yang menyembelih hewan qurban seperti kambing dan sapi di lingkungannya selalu membungkusnya dengan plastik berwarna hitam.

Tetapi kenapa pemerintah yang di wakili BPOM Badan Pengawasan Obat dan Makanan Indonesia mengeluarkan surat peringatan dan memerintahkan untuk tidak memakai plastik hitam (kresek) dalam membungkus potongan hewan kurban ? 

Dan peringatan yang dileuarkan BPOM  adalah sebagai berikut :

1. Kantong plastik berwarna hitam adalah hasil daur ulang yang sering digunakan untuk tempat mewadahi makanan

2. Dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan, manusia, limbah logam berat dll. Dalam proses tersebut juga diltambahkan berbagai macam bahan kimia yang menambah dampak bahayanya terhadap kesehatan.

3. Terdapat zat kimia Karsinogenik dalan bahan plastik yang dapat meresap/larut dalam daging

Dari dua pesan yang disampaikan mereka juga mengingatkan untuk memakai plastik yang transparan dalam membungkus daging kurban besok. peringatan ini juga terjadi di Sleman Jogjakarta hal itu ditegaskan oleh Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DPPK) Sleman.


Related Posts:

Pahlawan Pendidikan Sebenarnya Adalah Dia Pemilik Mobil Hitam

anak-anak banyuwangi, foto  kompas.com
Dunia pendidikan di negara ini masih kurang terperhatikan, dikarenakan dengan luasnya wilayah kedaulatan yang kita punya hingga sulitnya medan pedalaman membuat akses masyarakat didalamnya tidak dapat menerima informasi serta pasilitas yang memadai. Terlebih bila kita membahas dunia pendidikan, masih saja ditemui kekurangan-kekurangan, akan tetapi tidak membuat mereka generasi penerus bangsa yang di pelosok negeri ini surut dalam menuntut ilmu demi masa depannya.

Persis yang terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur meski masih dalam kepulauan jawa yang notabene sepulau dan dekat dengan ibu kota negara akses anak-anak SD untuk menuntut ilmu sangat luar biasa. Bahkan ada sebagian wilayah  anak-anak pedalaman berangkat sekolah harus melalui jalan dengan rintangan yang bisa mengorbankan keselamatan mereka. Akan tetapi untungnya selalu saja ada orang yang peduli terhadap mereka dengan tulus dan ikhlas dan sepantasnya lah mereka itu mendapatkan gelar pahlawan pendidikan di negara ini.

Sumardi 34 tahun seorang lelaki pemilik mobil kijang hitam buatan tahun 1980 adalah pahlawannya, setiap hari Sumardi dengan mobilnya ini menjadi bukti sekaligus membantu meraih mimpi para generasi dusun Jayengan kabupaten Banyuwangi dengan mengantarkan mereka anak-anak SD bersekolah.

Sekitar 40 siswa sekolah dasar (SD) diantarnya menuntut ilmu, bahkan informasi yang dilansir kompas.com mobil yang dibelinya seharga 15 juta dengan plat nomor wilayah Bali DK 1260 FL ini diberi nama " Mobil Perjuangan ". Bapak setengah baya ini tidak membebankan secara rutin ongkos yang harus ditanggung anak-anak, dalam arti bila ada yang bayar dia terima bila tidakpun gak masalah" katanya... Justru yang terpenting buatnya adalah mereka sudah bersekolah itu sudah membuat saya bangga dan terbayar lunas keringat saya " kata Sumardi. 

Semoga kita yang berada di wilayah strategis perkotaan dapat berbuat lebih dari apa yang bapak sumardi lakukan , semoga saja ...

Related Posts: